Selasa, 03 Mei 2011

Filsafat Pendidikan di Indonesia

A.      Filsafat Pendidikan di Indonesia
Bangsa Indonesia memiliki filsafat umum atau filsafat negara ialah Pancasila. Sebagai filsafat negara, Pancasila patut menjadi jiwa bangsa Indonesia, menjadi semangat dalam berkarya disegala bidang, dan mewarnai segala segi kehidupan dari hari ke hari. Teori-teori bisa didapat dengan cara belajar diluar negri, atau dengab cara melakukan studi banding. Dan yang paling banyak dilakukan adalah dengan mendatangkan buku atau membeli buku dari negara lain itu. Inilah sumber-sumber konsep pendidikan di Indonesia. Memang benar ada sejumlah konsep pendidikan yang tumbuh dan berkembang dari dalam negri sendiri. Tetapi konsep-konsep itu sendiri belum dikaji lebih lenjut melalui penelitian-penelitian pendidikan, yang membuat validalitasnya masij diragukan.
Ditinjau dari segi arah pengembangan pendidikan di Indonesia masih terjadi perbedaan. Belum  ada kekompakan di antara para ahli dan pencinta pendidikan yang diinginkan. Indonesia punya citac-cita yang pasti dalam pendidikan, yang harus dikejar dan diwujutkan, yaitu manusia Indonesia seutuhnya yang dijiwai oleh sila-sila Pancasila. Pendidikan di Indonesia perlu diwujudkan dalam bentuk Ilmu Pendidikan seperti halnya dengan model pendidikan di Eropa. Seperti diketahui  Ilmi Pendidikan sebagai suatu ilmu yang  utuh terdiri dari landasan, struktur, dan operasional pendidikan. Landasan akan memberi latar belakang, fondasi, aatau titik tolak mengapa suatu pendidikan dibutuhkan, apa tujuan pendidikan atau kemana diarahkan pendidikan itu.Sementara itu yang dimaksud dengan struktur ialah isi ilmu itu dengan sistematikanya serta proposisi bagian-bagiannya yang mendukung pendidikan sebagai suatu ilmu. Seperti pernyataan Buchori adalah operasional atau praktik pendidikan. Suatu praktik tanpa landasan dan teori.
Ilmu pendidikan tidak persis sama dengan ilmu-ilmu yang lain. Kalau ilmu-ilmu yang lain bersifat empiris yaitu menerangkan apa adanya dari data yang didapat dilapangan dan bila mungkin meramalkan hal-hal yang terjadi, maka ilmu pendidikan disamping bersifat empiris, ia juga bersifat normatif. Bersifat normative artinya mengupayakan agar norma-norma tertentu dapat diinternalisasi dan dilaksanakan oleh peserta didik dalam kehidupannya sehari-hari. Untuk bisa membentuk teori pendidikan Indonesia yang valid, terlebih dahulu dibutuhkan filsafat pendidikan yang bercorak Indonesia yang memadai. Filsafat ini akan mengiraikan tentang :
1.       Pengertian pendidikan yang jelas, yang satu, dan berlaku diseluruh tanah air.
2.       Tujuan pendidikan, yaitu pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang diwarnai oleh sila-sila Pancasila.
3.       Model pendidikan, yang membahas tentang model pendidikan di Indonesia yang tepat.
4.       Cara mencapai tujuan, yaitu segi tehnik dan pendidikan itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar