Senin, 02 Mei 2011

Filsafat Pendidikan

A.      Filsafat Pendidikan
Filsafat pendidikan adalah hasil pemikiran dan perenungan secara mendalam sampai ke akar-akarnya mengenal pendidikan. Maksud dari filsafat pendidikan adalah :
1.       Menginspirasikan
2.       Menganalisis
3.       Mempreskriptipkan
4.       Menginvestigasi
Maksud menginspirasikan adalah memberi inspirasi kepada pendidik untuk melaksanakan ide tertentu dalam pendidikan. Yang dimaksud dengan menganalisis pada filasafat pendidikan adalah memeriksa secara teliti bagian-bagian pendidikan agar dapat diketahui secara jelas validalitasnya. Mempreskriptipkan dalam filsafat pendidikan adalah upaya menjelaskan atau memberi pengarahan kepada pendidik melalui filsafat pendidikan. Sedangkan maksud menginvestigasi dalam filsafat pendidikan adalah untuk memeriksa atau meneliti kebenaran suatu teori pendidikan.
Filsafat pendidikan juga mengingatkan kepada kita agar sangat berhati-hati mentusun suatu teori. Struktur teori itu harus jelas, tidak boleh tumpang tindih. Agar uraian tentang filsafat pendidikan ini menjadi lebih lengkap, ada beberapa aliran filsafat pendidikan yang dominant di dunia ini. Aliran itu adalah :
1.       Esensialis
2.       Perenialis
3.       Progresivis
4.       Rekonstruksionis
5.       Eksistensialis
Filsafat pendidikan Esensialis bertitik tolak dari kebenaran yang telah terbukti berabad-abad lamanya. Filsafat pendidikan Perenialis tidak jauh berbeda dengan filsafat pendidikan Esensialis. Kalau kebenaran yang esensial pada esensialis ada pada kebudayaan klasik dengan Greet Booknya, maka kebenaran Pernialis ada pada wahyu Tuhan. Filsafat pendidikan progresifis lahir di Amerika Serikat. Filsafat ini sejalan dengan jiwa bangsa Amerika pada waktu itu, sebagai bangsa yang dinamis berjuang mencari hidup baru di negri seberang. Filsafat pendidikan Rekonstruksionis merupakan variasi dari progresivisme, yang mengiginkan kondisi manusia pada umumnya harus diperbaiki (Callahan, 1983). Filsafat pendidikan eksistensialis berpendapat bahwa kenyataan atau kebenaran adalah eksistensi atau adanya individu manusia itu sendiri.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar