Jumat, 11 Maret 2011

Fokus Dimensi Pendidikan (Dubin)

Tiga Fokus Dimensi Menurut Dubin.
  1. Language Content or Specific matter To Be Included
Ada 3 jenis content, yaitu:
a.       Tematic content yang berisi tentang topic yang menarik;
b.      Isi situasional content yang berkaitan dengan topic kebahasaan seperti tempat, waktu, dll;
c.       Linguistic content.
Idealnya kita bisa mengembangkan silabus dengan menggabungkan bentuk-bentuk elemen tersebut. Sebagai contoh penggabungan unit pengajaran dari praduga dan grammar, waktu praduga dan interaksinya dengan sistem aspek tenses dalam bahasa Inggris.

  1. Process Dimension
Dengan isi bahasa yang diperluas, maka permasalahan sosiokultural akan menjadi sama baiknya dengan bentuk grammatical sehingga perancang merasa tertantang untuk menemukan cara bagaimana menggabungkannya dalam materi pembelajaran untuk mencapai suatu kesuksesan, yang disebut sociocultural appropriatness.

  1. Product Dimension (competence)
Dalam produk, lebih spesifiknya membahas tentang hasil, outcomes apa yang dicapai siswa dalam PBM, yang mengacu pada empat keterampilan dalam bahasa, yaitu reading, writing, speaking, and listening.
    1. reading
Perancang harus menyatukan elemen yang bermacam-macam sehingga teori diwujudkan di dalam materi-materi untuk instruksi sebagai berikut:
-          teori-teori tentang pembaca itu sendiri
-          karakteristik pemilihan reading / analisis tektual
-          karakteristik kebutuhan yang spesifik dari pembaca dan pembaca second language


    1. writing
-          mempersembahkan bentuk kebahasaan secara sistematis untuk memungkinkan pembelajar mengungkapkan dalam bahasa.
-          Mengungkapkan konteks yang komunikatif untuk mengijinkan pembelajar berinteraksi dengan fungsi dan bahasa yang komunikatif.
-          Menggunakan type teks bervariasi antara lisan dan tulisan untuk mengembangkan kecakapan dalam semua keahlian berbahasa.
Writing yang efektif menurut bahasa baik buku teks yang komersil maupun materi-materi yang dipersiapkan dan diwujudkan berdasarkan arah sociolinguistik, tetapi dalam melakukan socio linguistik butuh pemikiran yang nyata sehingga pesan dari penulis tersampaikan kepada pembaca. Menjadi penulis yang baik harus bisa mengangkat tema-tema atau wacana yang sedang hangat diperbincangkan publik, sehingga para pembaca meresponnya dengan antusias.
    1. listening
untuk menunjang kompetensi listening berdasarkan fokus pada produk bisa menggunakan media yang bisa menunjang kompetensi tersebut. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini sangatlah mudah menemukan media yang menunjang untuk proses kompetensi listening, seperti kaset-kaset barat maupun mendengarkan langsung dari para bule yang ada di daerah wisata masing-masing siswa.
    1. speaking
Speaking merupakan inti yang cukup signifikan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Karena seseorang akan dianggap bisa berbahasa ketika dia telah mampu untuk berkomunikasi secara lancar dengan bahasa Inggris. Untuk menunjang kompetensi speaking tersebut dapat dilakukan dengan cara berkomunikasi secara langsung dengan orang asing atau praktek dengan teman. Agar hasil yang diinginkan lebih cepat tercapai dapat dilakukan dengan membentuk zona khusus untuk berbicara bahasa Inggris atau apabila dimungkinkan khusus untuk waktu-waktu tertentu setiap hari yang telah ditentukan sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar