Kamis, 10 Maret 2011

KTSP

3.      KTSP
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Sedangkan Kurikulum Tingkat Satuan Terpadu adalah kurikulum operasional yang disusun dan di laksanakan oleh masing-masin satuan pendidikan. Dalam pengembangannya ada beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan, yaitu :
a.       Prinsip Pengembangan KTSP.
 Berdasarkan BSNP ada 7 prinsip pengembangan KTSP
1.      Berpusat pada potensi, perkembangan, serta kebutuhan peserta didik dan lingkungannya.
2.      Beragam dan terpadu.
3.      Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
4.      Relevan dengan kebutuhan.
5.      Menyeluruh dan berkesinambungan.
6.      Belajar sepanjang hayat.
7.      Seimbang antara kepentingan global, nasional, dan lokal.
b.      prinsip pelaksanaan KTSP
1.            Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya.
2.            Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar, yaitu:
-    belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.
-    Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif.
-    Belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain.
-    Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses pembelajaran yang efektif, aktif, kreatif, dan menyenangkan.
3.            Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didikmendapat pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan, dan atau percepatan sesuai dengan potensi, tahap perkembangan, dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensike-Tuhan-nan, keindividuan, kesosialan, dan moral.
4.            Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat, dengan prinsip ”tut wuri handayani, ing madya mangun karsa, ing ngarsa sung tulada”.
5.            kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.
6.            kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam, sosial, dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal.
7.            kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan, dan kesinambungan yang cocok dan memadai antar kelas dan jenis serta jenjang pendidikan.
c.       Acuan Operasional
       Acuan operasional dalam KTSP adalah sebagai berikut.
1.      peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia.
2.      peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik.
3.      keragaman potensi, karakteristik daerah dan lingkungan.
4.      Tuntutan pengembangan daerah dan nasional.
5.      tuntutan dunia kerja.
6.      perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
7.      agama.
8.      dinamika perkembangan global
9.      persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
10.  kondisi sosial budaya masyarakat setempat.
11.  kesetaraan gender.
12.  karakteristik satuan pendekat.
Misalkan, para siswa diajarkan untuk menguasai penggunaan internet agar mereka bisa menyesuaikan diri dengan kemajuan Zaman, ini sesuai dengan salah satu prinsip pengembangan, yaitu tanggap terhadap perkembangan IPTEK dan seni.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar