Rabu, 26 Januari 2011

Sejarah Aliran Linguistik 4 (akhir)

Zaman Renains
Zaman Renains dianggap sebagai zaman pembukaan abad pemikiran abad modern. Dalam sejarah studi bahasa ada dua hal pada zaman renaisans ini yang menonjol yang perlu dicatat, yaitu: (1) selain menguasai bahasa Latin, sarjana-sarjana pada waktu itu juga menguasai bahasa Yunani, bahasa Ibrani, dan bahasa Arab; (2) selain bahasa Yunani, Latin, Ibrani, dan Arab, bahasa-bahasa Eropa lainnya juga mendapat perhatian dalam bentuk pembahasan , penyusunan tata bahasa dan malah juga perbandingan.

Menjelang Lahirnya Linguistik Modern
Sejak awal telah disebut-sebut bahwa Ferdinand De Saussure dianggap sebagai Bapak Linguistik Modern. Masa antara lahirnya linguistik Modern dengan masa berakhirnya zaman renaisans ada satu tonggak yang sangat penting dalam sejarah studi bahasa. Tonggak yang dianggap sangat penting itu adalah dinyatakannya adanya hubungan kekerabatan antara bahasa sansakerta dengan bahasa Yunani, Latin dan bahasa-bahasa Jerman lainnya. Hal tersebut dikemukakan oleh Sir Wiliam Jones dari East India Company dihadapan The Royal Asiatic  Society di Kalkuta pada tahun 1786. Pernyataan Sir William Jones itu telah membuka babak baru sejarah linguistik, yakni dengan berkembangnya studi linguistik bandingan atau linguistik histories komparatif; serta studi mengenai hakikat bahasa secara linguistik terlepas dari masalah Yunani Kuno.
Bila kita simpulkan pembicaraan mengenai linguistic tradisional di atas, maka secara singkat dapat dikatakan, bahwa:
  • Pada tat bahasa tradisional ini tidak dikenal adanya perbedaan antara bahasa ujaran dengan bahasa tulisan. Oleh karena itu, deskripsi bahasa hanya tertumpu pada bahasa tulisan.
  • Bahasa yang disusun tata bahasanya dideskripsikan dengan mengambil patokan-patokan dari bahasa lain, terutama bahasa Lati.
  • Kaidah-kaidah bahasa dibuat secara presfektif, yakni benar atau salah.
  • Persoalan kebahasaan seringkali dideskripsikan dengan melibatkan logika.
  • Penemuan-penemuan atau kaidah terdahulu cenderung untuk selalu dipertahankan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar