Selasa, 08 Februari 2011

Landasan Ekonomi Pendidikan Bag. 2

Manusia ekonomi adalah manusia yang dalam kehidupan sehari-hari memiliki kemampuan dan kebiasaan seperti, memilki etos kerja yang tinggi, biasa bekerja dengan sempurna/ tidak setengah-setengah, bersifat produktif, biasa hidup hemat/ tidak bermewah-mewah, dan biasa hidup efisian.
Dalam membentuk SDM yang produktif, maka:
  1. Sistem pendidikan, struktur, kurikulum, dan jumlah serta jenis pendidikan diatur kembali.
  2. Biaya pendidikan ditingkatkan.
  3. Semua a dan b di atas diorientasikan kepada kebutuhan pengembangan ekonomi yang didasarkan pada teknologi tinggi, fleksibilitas, dan mobilitas angkatan kerja.
Tiap-tiap lembaga pendidikan diupayakan agar mampu menghidupi diri sendiri, dengan cara mencari sumber-sumber dana tambahan sebanyak mungkin, disamping menerima dari pemerintah atau yayasan. Dana pendidikan perlu dikelola secara profesional, pada umumnya direncanakan dengan SP4, pelaksanaannya diawasi secara ketat, dan dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti yang sah. Sehingga, semua dana pada setiap kegiatan perlu dilakukan secara efektif dan efisien.
Intisari tentang efisiensi dan efektivitas pembiayaan pendidikan adalah sebagai berikut.
  1. Penggunaan dana pendidikan haruslah efisien dan efektif. Penggunaan dana disebut efisien manakala dana yang digunakan sesuai atau lebih kecil daripada yang telah direncanakan dan menghasilkan layanan serta produksi pendidikan yang sama atau melebihi rencana semula. Penggunaan dana disebut efektif bila dengan dana tersebut tujuan pendidikan yang telah direncanakan semula bisa dicapai dengan kuantitas dan kualitas yang sama atau melebih diri yang direncanakan.
  2. Efisiensi dan efektifitas penggunaan dana diberlakukan pada semua kegiatan pendidikan. Tujuan pengembangan konsep fungsi produksi pendidikan adalah untuk memudahkan menentukan efisiensi pendidikan.
Pengembangan konsep fungsi produksi dalam pendidikan adalah untuk memudahkan menentukan efisiensi pendidikan. Namun, sampai saat ini baru fungsi produksi administrator yang bias dilaksanakan. Faktor-faktor utama yang diperhatikan dalam menentukan tingkat efisiensi pendidikan adalah penggunaan uang, proses kegiatan, dan hasil kegiatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar