Selasa, 15 Februari 2011

Psikologi Perkembangan Bag. 3

Teori perkembangan Piaget ini bermanfaat bagi pendidikan dalam mengorganisasi materi pelajaran dan prosesbelajar terutama yang berkaitan dengan upaya mengembangkan kognisi anak-anak. Konsep ini ada pertaliannya dengan perkembangan kognisi menurut Bruner sebagai berikut:
1.       Tahap enaktif, anak melakukan aktivitas-aktivitas dalam upaya memahami lingkungan.
2.       Thap ikonik, anak memahami dunia malalui gambaran-gambaran dan visualisasi verbal.
3.       Tahap simbolik, anak telah memiliki gagasan abstrak yang banyak dipengaruhi oleh bahasa dan logika.
Bruner mengatakan bahwa perkembangan kognisi seseorang bisa dimajukan dengan jalan mengatur bahan pelajaran, antara lain dengan kurikulum spiral.
Lawrence Kohlberg mengembangkan teori moral kognisi atas dasar teori Piagett. Menurut dia ada tiga tingkat perkembangan moral kognisi, yang masing-masing tingkat ada dia tahap sebagai berikut:
1.       Tingkat Prekonvensional
a.       Tahap orientasi kepatuhan dan hukuman
b.      Tahap orientasi egois yang naïf
2.       Tingkat Konvensional
a.       Tahap orientasi anak baik
b.      Tahap orientasi mempertahankan peraturan dan norma sosial
3.       Tingkat Post-Konvensional
a.       Tahap orientasi kontrak sosial yang legal
b.      Tahap orientasi prinsip etika universal

Dalam aspek afeksi, Erikson menyusun perkembangan afeksi terdiri atas delapan tahap sebagai berikut:
1.       Bersahabat vs menolak pada umur 0 – 1 tahun.
2.       Otonomi vs malu dan ragu pada umur 1 – 3 tahun.
3.       Inisiatif vs perasaan bersalah pada umur 3 – 5 tahun.
4.       Perasaan produktif vs rendah diri pada umur 6 – 11 tahun.
5.       Identitas diri vs kebigungan pada umur 12 – 18 tahun.
6.       Intim vs mengisolasi diri pada umur 19 – 25 tahun.
7.       Generasi vs kesenangan pribadi pada umur 25 – 45 tahun.
8.       Integritas vs putus asa pada umur 45 tahun ke atas.

Konsep perkembangan yang dibahas terakhir ini berasal dari Gagne, yang dapat disebut sebagai perkembangan kemampuan belajar. Perkembangan itu adalah sebagai berikut:
1.       Multideskriminasi, yaitu belajar membedakan stimuli yang mirip, misalnya huruf b dengan d.
2.       Belajar konsep, yaitu beljar membuat renspon sederhana, seperti huruf hidup, huruf mati, dsb.
3.       Belajar prinsip, yaitu mempelajari prinsip-prinsip atau aturan-aturan konsep.
4.       pemecahan masalah, yaitu belajar mengombinasikan dua atau leih prinsip untuk memperolah sesuatu yang baru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar