Jumat, 25 Februari 2011

Sosiologi dan Pendidikan Bag. 2

Proses sosial dimulai dari interaksi sosial dan dalam proses sosial itu selalu terjadi interaksi sosial. Interaksi dan proses sosial didasari oleh faktor-faktor berikut:
1.       Imitasi
2.       Sugesti
3.       identifikasi
4.       Simpati
Proses sosial bisa terjadi karena salah satu dari faktor diatas atau gabungan beberapa terjadinya.
Imitasi atau peniruan bisa bersifat positif dan bisa pula bersifat negatif. Kalau anak meniru orang tuanya atau gurunya berpakaian rapi, maka anak ini sudah mensosialisasi diri secara positif. Sugesti akan terjadi kalau sorang anak menerima atau tertarik pada pandangan atau sikap orang lain yang berwibawa atau berwewenang atau mayoritas. Simpati adalah faktor terakhir yang membuat anak mengadakan proses sosial. Keempat faktor tersebut yang mendasari sosialisasi anak-anak adalah merupakan suatu tingkatan keterlibatan hati anak-anak dalam mengadakan proses sosial. Untuk memudahkan terjadi sosialisasi dalam pendidikan maka guru perlu menciptakan situasi, terutama pada dirinya sendiri, agar faktor-faktor yang mendasari sosialisasi itu muncul pada diri anak.
                Dalam proses sosial terdapat interaksi sosial, yaitu suatu hubungan sosial yang dinamis. Interaksi sosial akan terjadi apabila memenuhi dua syarat sebagai berikut:
  1. Kontak sosial
  2. Komunikasi
Kontak sosial dapat berlangsung dalam tiga bentuk, yaitu:
  1. Kontak antar individu
  2. Kontak antara individu dengan kelompok atau sebaliknya.
  3. Kontak antarkelompok.
Ada sejumlah alat yang dipakai mengadakan komunikasi:
  1. Melalui pembicaraan
  2. Melalui mimic
  3. Dengan lambing
  4. Dengan alat – alat
Keempat alat komunikasi itu bisa dipakai dalam pendidikan. Namun perlu dipilih agar cocok dengan materi yang dipelajari anak – anak dan dengan cara mempelajarinya.
Ada sejumlah bentuk interaksi sosial, yaitu sebagai berikut:
  1. Kerja sama
  2. Akomodasi
  3. Asimilasi atau akulturasi
  4. Persaingan
  5. Pertikaian
Kelompok sosial berarti himpunan sejumlah orang, paling sedikit dua orang, yang hidup bersama, karena cita – cita yang sama.
Ada beberapa persyaratan untuk terjadinya kelompok sosial, yaitu:
  1. setiap anggota memiliki kesadaran sebagai bagian dari kelompok.
  2. Ada interaksi atau hubungan timbale balik antar anggota.
  3. Mempunyai tujuan yang sama.
  4. Membentuk norma yang mengatur ikatan kelompok.
  5. terjadinya struktur dalam kelompok yang membentuk peranan dan status sebagai dasar kegiatan dalam kelompok.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar