Kamis, 14 April 2011

Arah Pendidikan Seumur Hidup

Arah Pendidikan Seumur Hidup

                        Pada umumnya pendidikan seumur hidup diarahkan pada orang-orang dewasa dan pada anak-anak dalam rangka penambahan pengetahuan dan keterampilan mereka yang sangat dibutuhkan di dalam hidup.
                  1)  Pendidikan seumur hidup kepada orang dewasa
                        Sebagai generasi penerus, kaum muda/dewasa membutuhkan pendidikan seumur hidup ini dalam rangka pemenuhan “self interst” yang merupakan tuntunan hidup mereka sepanjang masa.
   Di antara self interest tersebut, kebutuhan akan baca tulis bagi mereka umumnya dan latihan keterampilan bagi para pekerja, sangat membantu mereka untuk menghadapi situasi dan persoalan-persoalan penting yang merupakan kunci keberhasilan.
   Program kegiatan, pembiayaan dan administrasi penyelenggaraan, ada sebagian kecil yang ditangani masyarakat sendiri, akan tetapi di sebagian besar Negara besar hal-hal tersebut memperoleh bantuan dari pihak luar seperti lembaga pendidikan tinggi, pemerintah setempat atau suatu staf ahli dari proyek/panitia tertentu.
   Tempat penyelenggaraan dan alat-alat pendidikan hampir sepenuhnya diserahkan pada masyarakat dengan keadaan yang bervariasi, dari keadaan yang sederhana sampai keadaan yang dapat memenuhi persyaratan.

2)      Pendidikan seumur hidup bagi anak

Pendidikan seumur hidup bagi anak merupakan sisi lain yang perlu perhatian dan pemenuhan oleh karena itu anak akan menjadi tempat awal bagi orang dewasa nantinya dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
      Pengetahuan dan kemampuan anak, memberi peluang yang besar bagi pembangunan pada masa dewasa dan gilirannya masa dewasanya menanggung beban hidup yang lebih ringan.
Proses pendidikannya menekan kepada metodologi yang mengajar oleh karena pada dasarnya pada diri anak harus tertanam kunci belajar, motivasi, dan kepribadian belajar yang kuat.
Program kegiatan disusun mulai peningkatan kecakapan bacatulis, keterampilan dasar, danmempertinggi daya pikir anak. Sehingga memungkinkan anak terbiasa untuk belajar, berfikir kritis dan mempunyai pandangan kehidupan yang dicita-citakan pada masa yang akan datang.2


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar