Selasa, 19 April 2011

Pengertian Pendidikan 2

1.       Pengertian Pendidikan
Secara garis besar pengertian pendidikan dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
  1. Pendidikan
  2. Teori umum pendidikan
  3. Ilmu pendidikan

Pengertian yang pertama mengacu kepada pendidikan pada umumnya, yaitu pendidikan yang dilakukan oleh masyarakat umum. Pekerjaan mendidik mencakup banyak hal, yaitu segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan manusia. Mulai dari perkembangan fisik, kesehatan, keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, social, sampai kepada perkembangan iman, semuanya ditangani oleh pendidik. Berarti mendidik bermaksud membuat manusia lebih sempurna, membuat manusia meningkatkan hidupnya dari kehidupan alamiah menjadi berbudaya. Mendidik adalah membudayakan manusia.
Budaya adalah segala hasil pikiran, perasaan, kemauan, dan karya manusia secara individual atau kelompok untuk meningkatkan hidup dan kehidupan manusia atau secara singkat adalah cara hidup yang telah dikembangkan oleh manusia.
Ada lima komponen utama kebudayaan, yaitu gagasan, ideology, norma, teknologi, dan benda ( Imran Manan, 1989 ). Komponen satu sampai dengan empat bersifat abstrak sedangkan komponen terakhir bersifat konkret. Bila insting dibawa sejak lahir, maka pendidikan dan kebudayaan didapat melalui belajar. Pendidikan membuat orang berbudaya. Pendidikan dan budaya ada bersama dan saling memajukan. Pandangan John Dewey, seorang ahli pendidikan abad ke-19 di Amerika Serikat. Dia mengatakan pendidikan itu adalah The General Theory Of Education.
Konsep di atas bersumber dari filsafat  pragmatis atau filsafat pendidikan progresif yang dianbut oleh sebagian besar pendidik di Amerika Serikat. Inti filsafat pragmatis adalah yang mana berguna bagi manusia itulah yang benar. Sementara itu inti filsafat pendidikan progresif adalah mencari terus–menerus sesuatu yang paling berguna bagi hidup dan kehidupan manusia.


Pendidikan sebagai ilmu:
Pandangan  ini berasal dari Eropa Barat, khususnya Belanda dengan ahli pendidikannya yang terkenal bernama Langevelt. Ilmu pendidikan sebagai instrument yang utuh seperti ini dilaksanakan di Negara-negara yang memiliki tujuan pendidikan  yang sudah tetap, seperti Indonesia misalnya. Seperti diketahui bahwa suatu pengetahuan dapat berubah menjadi suatu ilmu bila memenuhi persyaratan ilmu. Syarat-syarat ilmu yang dimaksud adalah:
1.       Memiliki objek
2.       Punya metode penyelidikan
3.       Sistematis
4.       Punya tujuan sendiri

Objek pendidikan punya dua macam, yaitu objek materi dan objek formal. Yang dimaksud denga objek materi adalah materinya atau bendanya yang dikenai pendidikan yaitu para peserta didik dan warga belajar. Sedangkan yang dimaksud dengan objek formal adalah apa yang dibentuk (to form) oleh pendidikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar